Arcawinangun Kitchen

June 1, 2007

Takoyaki

Faforit Alika + Dila, kalau bikin, dalam sekejap habis gak bersisa. Sampai bingung liatnya, perasaan makan 5 biji aja dah kenyang, anak-anak dikasih 10 kurang, 20…habis juga.
Kadang dimasukin wortel cincang juga, Dila yg biasanya gak suka sayur, mendadak ngaku-ngaku suka banget ninjin he..he..he..

Takoyaki

Bahan :
300 gr tepung tako (kl gak ada terigu + baking powder)
2 butir telur
700 ml air
100 gr sayuran (kol, wortel)
150 gr tako (kl gak ada ganti cumi)
tenkatsu

Taburan:
nori biru
katsuoboshi
daun bawang diiris kecil

Saus:
saus tako
mayonaise

Cara:
1. Campur semua bahan kecuali tako dan tenkatsu, aduk sampai licin.
2. Panaskan cetakan, olesi minyak, tuang adonan, taburi tako. Sesudah berkulit taburi tenkatsu dan balik -balik sampai membentuk bola dan matang. Lakukan sampai adonan habis
3. Penyajian: Tata tako, oles saos tako, taburi nori, beri mayonaise, taburi katsuoboshi dan daun bawang.
Nikmati hangat-hangat.

Hasil : 60 biji

May 17, 2007

Kinomeno Happa

Filed under: tabemono & kudamono

Oleh-oleh dari teman beberapa hari yang lalu.
Digunakan dalam masakan Jepang hanya untuk diambil aromanya saja.
Menurut saya wanginya mirip daun kemangi, rasanyapun mirip tapi tidak sekuat kemangi.
Oleh teman saya tadi biasa digunakan untuk menggantikan daun jeruk pada resep-resep Indonesia.
Rencananya mo dipake bikin ikan masak woku besok-besok he..he..

Inilah penampakannya:

May 11, 2007

Meron Pan “Topi Manis”

Waktu berkunjung ke blognya Marcie san , saya tertarik dengan postingannya tentang Meron Pan. Beliau sudah berusaha menjelaskan dan menuliskan resepnya dgn bahasa Indonesia, tapi karena keterbatasan saya dan beliau, tetap aja gak mudeng-mudeng he..he..
Akhirnya beliau berkenan ngajarin saya bikin roti ini.
Kemaren pagi Marcie san dan Kanako san sebagai penterjemah (arigatou Kanako san…) kita bertiga praktek bikin roti ini.
Biar gak kepanjangan ceritanya ini lah penampakan dan resepnya…

MERON PAN

ISI — roti

Bahan Isi :

40 gram butter
30 gram gula pasir
1 butir telur
1 sdt (5cc) garam
260 ml susu cair (hangat suhu 40 derajat)
2 sdt (6 gr) yeast
400 gram tepung protein tinggi

Cara:
1. Mentega, garam, gula dan telur campur jadi satu, aduk pakai whisk sampai homogen.
2. Masukkan susu, aduk kembali sampai rata
3. Masukkan yeast dan terigu, aduk pakai sendok kayu, asal saja tidak perlu sampai rata betul.
4. Tutup plastik wrap dan diamkan 10 menit
5. Buka adonan, mulai uleni adonan sampai kalis (kurleb 15 menit), diamkan 1 jam – Siapkan “topinya”
6. Kempiskan adonan, potong menjadi 18 bagian
7. Bulatkan masing2 adonan dgn cara dilipat-ke dalam sampai berbentuk bulat dan permukaannya mulus, diamkan kembali 20 menit (isi kl mau)
Cat :
- Kalau mau lebih ringan saat mengulennya, masukkan adonan ke klkas kurleb 7 jam (satu malam), baru uleni.

- Adonan roti bisa diinapkan di kulkas. Cara, sesudah adonan kalis, langsung bungkus plastik wrap (tidak perlu dikembangkan dulu), masukkan ke kantong plastik (kantong plastiknya pastikan cukup kuat, kl ragu bisa didobel sampai 5 kali), ikat yang rapat. Adonan akan mengeluarkan gas selama di kulkas (kantong berisi roti akan menggelembung). Langsung potong-potong adonan sebesar yg diinginkan, tidak perlu step “mengempiskan adonan”

-Bisa diberi isian, missal selai, coklat, keju dll

TOPI

Bahan Topi:

80 gr gula
1 butir telur
100 gram mentega (suhu ruang)
220 gr tepung protein sedang
2 / 3 sdt baking powder
vanilla essence (optional)
Taburan :
Gula kastor/chocho chip

Cara:
1. Masukkan gula dan telur dalam mangkok, aduk pakai spatula sampai gula larut sedikit
2. Masukkan mentega, aduk sampai menjadi larutan yang homogen (biar gampang mentega jgn dlm keadaan beku) aduk pakai whisk
3. Di tempat lain, campurkan terigu dan baking powder, ayak.
4. Masukkan adonan 2 ke campuran tepung, aduk-aduk pakai centong kayu sampai seperti adonan kuker,pipihkan bentuk memanjang, bungkus plastik wrap dan masukkan kulkas 20 menit (sampai adonan tidak lagi lengket di tangan)
5. Potong menjadi 18 bgian, bulatkan, tipiskan, tutupkan ke atas adonan roti (menjadi topinya).
6. Kerat2 bagian `topi` hingga terbentuk kotak2, beri taburan
7. Panggang

Rasanya enak…lembut….

October 31, 2006

Anggota Baru

Filed under: tabemono & kudamono

Arcawinangun House mendapat anggota baru. Lahir tanggal 17 Oktober 2006 di Tohoku Daigaku jam 02.38, dengan berat 3258 gram dan tinggi 50 cm.
Lebih cepat 3 minggu dari perkiraan sebelumnya. Kami beri nama Amiri Danish Kazi yang berarti Pangeran yang berilmu dan suka bekerja keras.

August 26, 2006

Natou

Filed under: tabemono & kudamono

Makanan ini bahannya dari kedelai. Orang Jepang biasanya untuk sarapan, disantap dengan nasi hangat atau dicampur telur mentah dan diaduk-aduk.
Dijual dalam kemasan styryfoam dan dilengkapi dengan syoyu dan bumbu apa tuh gak tau namanya (yang warna kuning).
Caranya, natou dicampur dengan bumbunya itu, kemudian diaduk cepat sampai timbul seperti lendir yang lengket sekali.
Rasanya, enak bagi yang doyan tentunya. Untuk yang tidak suka (termasuk saya) biasanya alasannya karena aroma dan bentuknya yg berlendir.
Tapi anehnya, anak-anak biasanya malah suka dengan natou ini, termasuk anak-anak saya he..he.. Kalau sedang susah makan, maka natou ini jadi andalan hi..hi..hi
Penampakannya seperti ini:


berlendir


kemasannya menarik

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Jay of onefinejay.com